Oh Dios, Deje que su feliz toda la creación, todas las personas que amo, mis hermanos, mis amigos, y no te olvides de mis padres.

Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
on Kamis, 25 November 2010 | 0 C0Mm3nTs
Blambangan berasal dari kata “Bala” yang artinya adalah rakyat dan “Ombo” yang artinya besar atau banyak sehingga dapat diartikan bahwa Blambangan adalah suatu kerajaan yang rakyatnya sangat banyak. Karena berhasilnya kerajaan Majapahit berdiri atas bantuan Arya Wiraraja maka beliau diberikan “tanah lungguh” yaitu hutan Lumajang termasuk Gunung Bromo dan sampai tepi timur Jawi Wetan, sampai selat Bali pada tahun 1294. Pada Babad tanah Blambangan dimuat, ”Wit prekawit tanah Lumajang seanteron ipun kedadosaken tanah Blambangan.” Yang artinya Beliau memerintah Blambangan sejak tahun 1294 sampai 1301 dan diganti oleh putranya yang bernama Arya Nambi dari tahun 1301 sampai 1331. Setelah
on Rabu, 27 Oktober 2010 | 0 C0Mm3nTs
“Menelusuri Sejarah guna Menguak Jejak Proklamasi Indonesia”
Sebuah program jalan-jalan edutaiment “Napak Tilas Kemerdekaan Indonesia” sungguh merupakan suatu kegiatan & pengalaman yang sangat berkesan & berharga bagi saya.
Bagaimana tidak, kegiatan ini sengaja kami lakukan bersama guide- tour Komunitas Historia sebagai pemandu, pada tanggal 18 Agustus 2007 yang lalu.
Ditengah kesibukan rutinitas pekerjaan kami, ditengah keramaian kota Jakarta yang Metropolis yang penuh sesak oleh manusia dan deretan Gedung Mewah, ternyata masih terselip beberapa gedung tua peninggalan sejarah Indonesia.
Untuk sejenak kami berkunjung ke
on | 0 C0Mm3nTs
JAKARTA (Suara Karya) Gerakan reformasi yang digulirkan tahun 1998 telah kehilangan arah. Bahkan, ada kesan gerakan reformasi telah dibajak oleh berbagai kelompok kepentingan dalam kalangan elite.Demikian benang merah yang mengemuka dalam acara sarasehan dalam rangka refleksi akhir tahun 2009 bertajuk "Menanggulangi Gejala Keterasingan Kaum Elite dari Massa Rakyat Indonesia" yang diselenggarakan DPP Partai Golkar Bidang Penanganan Kerawanan Sosial di Jakarta, Rabu (30/12).
Dalam acara sarasehan itu hadir Ketua DPP Partai Golkar Bidang Penanganan Kerawanan Sosial Pontjo Sutowo, Guru Besar Hmu Hukum UI Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, rohaniwan Frans Magnis Suseno, intelektual muda Ulil Abshar Abdalla, dan Wakil Ketua DPR yang juga Ketua DPP